Sindikat Pencuri 15 Motor Trail di Mamuju Berhasil Dibekuk Polisi
Polisi Resor (Polres) Mamuju berhasil mengungkap sindikat pencurian motor trail yang telah beroperasi di wilayah tersebut. Dalam operasi yang di lakukan oleh Tim Reserse Kriminal (Reskrim), petugas berhasil menangkap sejumlah pelaku yang di duga terlibat dalam kasus pencurian motor trail yang meresahkan masyarakat. Dari hasil penyelidikan, di ketahui bahwa sindikat ini telah melakukan aksi Sindikat Pencuri 15 Motor Trail yang terparkir di berbagai lokasi di Mamuju.
Kasus ini bermula dari serangkaian laporan masyarakat yang melaporkan kehilangan motor trail mereka. Sepanjang bulan-bulan sebelumnya, sejumlah pemilik motor trail melaporkan kehilangan kendaraan bermotor jenis trail mereka dengan modus operandi yang hampir sama, yakni motor trail yang di parkir di halaman rumah atau area terbuka lainnya hilang begitu saja.
Setelah menerima laporan-laporan tersebut, pihak kepolisian kemudian melaksanakan serangkaian penyelidikan dan pengumpulan informasi. Dalam beberapa minggu terakhir, Tim Reskrim Polres Mamuju bekerja sama dengan warga setempat untuk melacak jejak para pelaku. Dengan memanfaatkan teknologi canggih serta koordinasi yang baik antara warga dan polisi, akhirnya sindikat ini berhasil di lacak.
Menurut Kapolres Mamuju, AKBP Pardi, dalam konferensi pers yang di gelar pada hari Jumat, 12 Februari 2026, pelaku-pelaku utama dalam kasus ini terdiri dari beberapa orang yang telah beraksi di berbagai daerah. Mereka menggunakan modus yang sangat terorganisir dan terencana, dengan tujuan menjual motor-motor trail hasil curian ke pasar gelap di luar daerah.
Taktik Pencurian yang Terorganisir
Modus operandi sindikat pencuri motor trail ini cukup canggih. Para pelaku biasanya memetakan lokasi-lokasi yang banyak memiliki motor trail, seperti rumah-rumah pemilik motor trail yang tinggal di kawasan pinggiran kota atau pedesaan. Setelah mengetahui situasi dan kondisi di sekitar lokasi, para pelaku mulai merencanakan aksi pencurian mereka.
Tidak jarang, para pelaku menggunakan kendaraan bermotor lain untuk membawa kabur motor trail yang di curi. Mereka juga memperhatikan waktu-waktu tertentu seperti malam hari atau saat pemilik motor sedang tidak berada di rumah. Setelah berhasil mencuri motor, para pelaku langsung menyembunyikan barang curian tersebut di tempat yang sudah mereka siapkan sebelumnya, untuk kemudian di jual melalui jaringan yang lebih besar.
Aksi pencurian ini menimbulkan keresahan di masyarakat, terutama di kalangan penggemar motor trail yang banyak menggunakan kendaraan tersebut untuk keperluan olahraga dan hobi. Kehilangan motor trail yang harganya cukup mahal tentu sangat merugikan para pemiliknya.
Pelaku Dapat Dijerat dengan Pasal Pencurian
Setelah berhasil membekuk sindikat ini, polisi langsung melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku. Sebanyak lima orang yang terlibat dalam jaringan ini sudah di amankan oleh pihak berwajib. Mereka yang di tangkap terdiri dari beberapa orang yang bertindak sebagai eksekutor pencurian serta orang yang bertugas menjual motor-motor curian.
Kapolres Mamuju menjelaskan bahwa pelaku utama berperan sebagai otak dari sindikat ini. Ia telah beroperasi di beberapa daerah, dan sudah berhasil menjual banyak motor curian ke luar Mamuju. Dalam pengungkapan ini, polisi juga berhasil menyita barang bukti berupa 4 motor trail yang belum sempat di jual, serta beberapa peralatan yang di gunakan para pelaku untuk mencuri motor.
Polisi menegaskan bahwa para pelaku di jerat dengan pasal-pasal tentang pencurian dengan pemberatan, sesuai dengan ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Mereka terancam hukuman penjara yang cukup lama jika terbukti bersalah.
Apresiasi Terhadap Kerja Sama Masyarakat
Kapolres Mamuju juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat yang telah berperan aktif dalam memberikan informasi kepada pihak kepolisian. Kerja sama antara polisi dan warga setempat sangat berperan dalam pengungkapan kasus ini. Tanpa adanya informasi yang akurat dari masyarakat, proses penyelidikan mungkin akan berjalan lebih lama.
Dalam konferensi pers tersebut, Kapolres juga mengingatkan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam menjaga barang-barang berharga mereka, terutama kendaraan bermotor. Polisi akan terus meningkatkan patroli dan koordinasi dengan masyarakat untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan serupa di masa yang akan datang.
Baca juga: Pulih Perlahan Potret Keadaan Aceh Setelah Banjir Melanda
Dengan berhasilnya pengungkapan sindikat pencurian motor trail ini, di harapkan bisa memberikan efek jera bagi pelaku-pelaku lainnya yang mungkin berencana untuk melakukan aksi serupa. Keberhasilan ini juga menunjukkan bahwa pihak kepolisian terus berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Mamuju.
