Oktober 6, 2026 Thailand Gagal Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Perjuangan 10 Pemain Jadi Sorotan

Thailand Gagal Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Perjuangan 10 Pemain Jadi Sorotan

Thailand gagal juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah kalah dari Indonesia pada final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin malam, 5 Oktober 2026. Gajah Perang harus mengakui keunggulan tuan rumah lewat adu penalti setelah pertandingan berakhir 2-2 hingga babak tambahan.

Kekalahan ini terasa semakin menyakitkan bagi Thailand karena mereka harus bermain dengan 10 pemain sejak akhir babak kedua. Meski kehilangan satu pemain, Thailand justru mampu bangkit dan sempat unggul 2-1 pada babak tambahan.

Namun, Indonesia mencetak gol penyama pada menit ke-116. Adu penalti akhirnya menjadi penentu dan Thailand harus puas menempati posisi runner-up.

Thailand Bermain dengan 10 Pemain

Salah satu momen penting dalam final terjadi ketika Nicholas Mickelson menerima kartu kuning kedua. Wasit kemudian mengeluarkan kartu merah pada menit ke-81.

Kondisi tersebut membuat Thailand harus menjalani bagian akhir pertandingan dengan 10 pemain. Situasi itu semakin sulit karena Indonesia langsung memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.

Tiga menit setelah kartu merah, Dean James membawa Indonesia unggul 1-0. Tendangan bebasnya mengenai Iklas Sanron sebelum masuk ke gawang Thailand.

Thailand tidak membutuhkan waktu lama untuk merespons. Iklas Sanron justru menebus kesalahannya dengan mencetak gol penyama pada menit ke-87.

Gol tersebut membuat Thailand kembali percaya diri meski bermain dengan satu pemain lebih sedikit. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal selesai.

Sempat Unggul 2-1 di Extra Time

Thailand menunjukkan mental kuat pada babak tambahan. Mereka tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu memberikan ancaman kepada pertahanan Indonesia.

Pada menit ke-111, Peeradol Chamrasamee memanfaatkan serangan balik dan membawa Thailand unggul 2-1.

Gol tersebut membuat peluang Thailand untuk meraih trofi kembali terbuka. Bermain dengan 10 pemain, Gajah Perang justru mampu membalikkan keadaan setelah sebelumnya tertinggal.

Namun, keunggulan itu hanya bertahan sekitar lima menit. Elkan Baggott mencetak gol penyama pada menit ke-116 dan membuat skor kembali menjadi 2-2.

Tidak ada gol tambahan hingga extra time selesai. Thailand dan Indonesia akhirnya harus menentukan juara lewat adu penalti.

Adu Penalti Jadi Penentu

Drama berlanjut ketika kedua tim berdiri di titik putih. Indonesia tampil lebih efektif dalam menjalankan eksekusi penalti.

Thailand gagal memanfaatkan dua kesempatan. Sarach Yooyen gagal mencetak gol, sedangkan Emil Audero menggagalkan tendangan Nattapong Sayriya.

Indonesia kemudian memastikan kemenangan dan mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026. Hasil tersebut sekaligus membuat Thailand harus puas sebagai runner-up.

Anthony Hudson Tetap Bangga

Kegagalan meraih gelar tentu membuat Thailand kecewa. Namun, pelatih Anthony Hudson memilih memberikan apresiasi kepada para pemainnya.

Hudson menilai anak asuhnya sudah memberikan kemampuan terbaik, terutama setelah bermain dengan 10 pemain. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada pemain yang pantas menerima kesalahan atas hasil final tersebut.

Menurut Hudson, situasi adu penalti memang bisa menentukan pertandingan dalam waktu singkat. Ia tetap merasa bangga dengan perjuangan skuad Thailand sepanjang laga.

Pelatih asal Inggris itu juga memberikan ucapan selamat kepada Indonesia atas keberhasilan meraih gelar.

Kiper Thailand Akui Tinggal Selangkah Lagi

Kiper Thailand, Saranon Anuin, juga menyampaikan rasa kecewa setelah pertandingan. Ia menilai Thailand hanya tinggal satu langkah lagi untuk menjadi juara.

Meski kecewa, Anuin tetap memberikan apresiasi kepada rekan-rekannya. Ia menyebut seluruh pemain Thailand sudah bekerja keras sepanjang pertandingan.

Anuin juga mengucapkan selamat kepada Indonesia yang akhirnya meraih gelar perdana FIFA ASEAN Cup.

Thailand Bisa Pulang dengan Kepala Tegak

Thailand memang gagal membawa pulang trofi dari Jakarta. Namun, perjuangan mereka di final tetap menjadi salah satu cerita utama pertandingan.

Bermain dengan 10 pemain selama sebagian besar periode akhir laga tidak membuat Thailand kehilangan semangat. Mereka bahkan sempat unggul 2-1 dan membuat Indonesia berada dalam tekanan.

Hasil akhir memang tidak berpihak kepada Gajah Perang. Namun, performa tersebut menunjukkan bahwa Thailand mampu menjaga daya juang meski menghadapi situasi sulit.

Kini Thailand harus segera melupakan kekecewaan di final. Anthony Hudson sudah mengarahkan fokus tim ke agenda berikutnya, termasuk persiapan menghadapi Piala Asia.

Sementara itu, Indonesia menikmati malam bersejarah setelah menjadi juara perdana FIFA ASEAN Cup. Bagi Thailand, kekalahan ini menjadi pengalaman penting setelah mereka hampir membawa pertandingan ke arah kemenangan meski bermain dengan 10 pemain.

Baca juga: Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti

Di-tag pada:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *